HENING YANG BISING
Rasa ini datang dengan sangat elegan, indah tanpa terburu. Rasa syukurku melebihi apapun. Karena dalam rasa ini dititipkan perasaan untuk berubah, menata, menjadi dewasa, realistis dan berlapang dada. Aku sadar bahwa akan banyak kemungkinan yang hadir dan menyapa. Ketenangan perasaan ini yang semakin tumbuh membuatku semakin menjatuhkan hati. Aku merasa ikut tumbuh dalam banyak hal. Kehidupan masih berputar, kesibukan masih berjalan. Aku menjadi paham arti kedewasaan dalam mencintai. Menahan semua agar tetap berada di tempatnya, menahan diri untuk menjaganya dari jauh. Tempatku sagat jauh, itu yang aku rasakan. Bebanku sangat berat karena selain berperang dengan diri sendiri, aku juga harus berperang dengan ketidaktahuanku tentang dunianya. Perasaan ini membebani seiring berjalannya waktu. Memaksaku bertahan tanpa kepastian. Bertahan tanpa ujung yang jelas. Semua bias, abu-abu. Bahkan setitik harapanpu seolah menolak mendekat. Dunia hanya tahu jika jalanku begitu mudah, ...